Yayasan HMA dukung Program MBG melalui Kerjasama dengan BGN
BOYOLALI - Yayasan Hidayatul Muhsinin Al Fatih (HMA) mendukung suksesnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah.
HMA sebagai yayasan nirlaba yang bergerak di bidang kesehatan dan gizi melakukan Kerjasama sebagai mitra Badan Gizi Nasional.
Yayasan ini berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya gizi yang baik.
Menurut Ketua Yayasan HMA dalam siaran persnya yang diterima Selasa 01 April 2025, pihaknya saat ini telah menjadi mitra Badan Gizi Nasional yang akan melaksanakan program MBG tersebut melalui pendirian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bersama mitra kerja (anggota) Yayasan.
Lebih dari 400 mitra yang telah mendaftar sebagai anggota yayasan HMA untuk berpartisipasi mendukung program MBG yang digawangi BGN sebagai salah satu program unggulan Presiden Prabowo tersebut.
400 mitra tersebut tersebar di Yg tersebar di berbagai provinsi, di antaranya Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, DIY, Banten , Sumatera Barat, Aceh, Jambi dan sejumlah daerah lainnya.
Para mitra Yayasan HMA merupakan kalangan ,UMKM, pesantren, Pengusaha catering, dan wirausaha lainnya.
Sebagai salah satu Yayasan yang telah bekerjasama dengan BGN, rencananya ada 82 titik lokasi yang ditargetkan akan mulai beroperasi pada April 2025.
Perlu Dukungan Perbankan
Untuk menyukseskan program tersebut, Pemerintah melalui perbankan perlu memberikan akses kemudahan untuk UMKM para mitra Yayasan yang telah bekerjasama dengan BGN untuk mendapatkan pinjaman modal kerja.
Hal ini sangat penting agar program tersebut dapat berjalan dengan baik sesuai target pemerintah dan dapat memberikan multiple efek terhadap pertumbuhan ekonomi selain pemenuhan gizi untuk generasi bangsa menyongsong Indonesia Emas 2045.
Dukungan perbankan ini sangat penting karena melibatkan para UMKM jangan sampai nanti kontra produktif dengan menggunakan pinjaman modal melalui rentenir.
Sebagai informasi, untuk mendirikan satu SPPG (titik dapur) dengan kapasitas menyiapkan 3000 sampai 5000 porsi dibutuhkan Gedung yang memenuhi standard operasional dari BGN dan modal awal antara 2 sampai dengan 3 Milyar.
Modal tersebut dibutuhkan untuk membeli tray omreng, peralatan dapur, kendaraan operasional untuk pendistribusian makanan.
Modal tersebut tidak termasuk biaya renovasi gedung sesuai standard BGN dan belanja kebutuhan bahan masak per hari.
“Disinilah penting peran dan dukungan pemerintah mendorong perbankan memudahkan akese pinjamban modal bagi para mitra kerja Yayasan yang telah bekerjasama dengan BGN.”
“Kalau tidak didukung kemudahan akses pinjaman modal dari perbankan, ini akan menghambat program MBG tersebut karena para mitra terkendala dalam hal permodalan,”pungkas ketua HMA.
Sekilas Tentang Yayasan HMA
Hidayatul Muchsinin adalah lembaga non-profit yang didirikan dengan tujuan untuk membantu mereka yang kurang beruntung dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami percaya bahwa dengan bekerja bersama, kita dapat membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik.
Visi dan Misi
Visi dari Yayasan HMA menjadi sebuah organisasi yang terdepan dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang gizi dengan mengusung Misi yayasan ;
1. Meningkatkan kesadaran masyarakat: Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi yang baik untuk kesehatan dan kualitas hidup.
2. Meningkatkan pengetahuan gizi: Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang gizi yang baik dan cara menerapkan pola makan yang seimbang.
3. Mengurangi masalah gizi: Mengurangi masalah gizi yang ada di masyarakat, seperti kekurangan gizi, obesitas, dan penyakit lainnya yang terkait dengan gizi.
Program dan Kegiatan
Yayasan Muhsinin Al Fatih memiliki beberapa program dan kegiatan untuk mencapai visi dan misinya, seperti:
1. Pendidikan gizi: Melakukan pendidikan gizi kepada masyarakat, khususnya ibu-ibu dan anak-anak.
2. Pelatihan gizi: Melakukan pelatihan gizi kepada petugas kesehatan dan masyarakat.
3. Penyuluhan gizi: Melakukan penyuluhan gizi kepada masyarakat tentang pentingnya gizi yang baik.
4. Pengembangan program gizi: Mengembangkan program gizi yang efektif dan efisien untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang gizi.
Kerjasama
Yayasan Muhsinin Al Fatih bekerja sama dengan beberapa organisasi dan instansi, seperti:
1. Badan Gizi Nasional: Bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang gizi.
2. Pemerintah: Bekerja sama dengan pemerintah untuk mengembangkan program gizi yang efektif dan efisien.
3. Organisasi masyarakat sipil: Bekerja sama dengan organisasi masyarakat sipil untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang gizi.(rilis/***)
Posting Komentar